| So Eager and Nervous, he jumped on the seat before the dentist told him to hahaha |
On Love, Kids, Early Education, Travels, Food, Living and Loving Life. Basketball! Almost forgot there...
Labels
diary
jayapura
Bumi
Najeela
kids
lost
bu2n
Manado
1st time
Makassar
milad
vacation
parenting
inspiration
notes
Telkomsel
airport
lebaran
video
Islam
Sakit
article
beach
entertainment
event
health
jakarta
learning
papua
pemilu
travel
bandung
basketball
bimmer
culinary
drum
fun
news
recipe
youtube
ABM
baking
book
budaya
check-up
education
enterpreneur
facebook
gadget
guest writer
hospital
joke
learn
photography
playtime
project
review
sick
sketch
tutorial
Saturday, March 29, 2014
Bumi's 1st Visit to Pedodontist
Tuesday, February 25, 2014
Friday, February 14, 2014
Drummin' The Day
| He wouldn't take off his glowing mask lol |
From GRSB, Manado
Wednesday, February 5, 2014
Young Enterpreneurs: The Beginning
While I was browsing just now, researching for ideas to encourage my youngsters' enterpreneurship, I found this one article about 4 persons who started their businesses early in their lives. One particular person is only a kid of eight when she started her own hair product. Najeela is eight this year on August. And that's why this article in BBC News interests me. I can tell that my girl loves selling stuff and especially loves getting money out of it. Even at 5 in kindergarten she would offer her teachers products from my Oriflame Catalogue. It always amuses me how she seems to be really impatient of my reservation about my way of doing business. She would say, "Do you quit your Oriflame?" or "Are you still selling Oriflame" if I don't give her catalogues to be shown off.
So what does that show me. It's not impossible for them, the kids, to have a will, or dream of getting money from selling stuff they want to sell. It's not like the 90s anymore where all you can think of is that once you get that higher education, you'd be engineer, policeman, doctor, etc. In essence, we grew up longing to be an employee somewhere out there. Now, it's reall a differrent world. Especially for us, my hubby and me, who comes from a family of employees, whether private sector or governmental. Kids these days seriously are considering getting money from selling! It's just a matter of what to sell that needs to be clarified. One day, my girl wanted to sell her used underwear because they are already too small. We don't want that, right? Thus, this is where ideas, brainstorming, and research kick in.
It's been 2 weeks since we started our PASTA FRENZY days, and she seems still excited about it. Meaning, not yet bored about it. Me? I'm just the mom who cooks. Super glad to have incoming orders for my little daughter's brand new company. She's doing the promotion, the distribution of tester cups. So where do we go from here, then? That's what I'm going to find out. School is ok. Once it held a business day, but not yet to be accounted for. I want business to be in the lesson plan if it were up to me. But it's not. So, I'll go do that research let you know
So what does that show me. It's not impossible for them, the kids, to have a will, or dream of getting money from selling stuff they want to sell. It's not like the 90s anymore where all you can think of is that once you get that higher education, you'd be engineer, policeman, doctor, etc. In essence, we grew up longing to be an employee somewhere out there. Now, it's reall a differrent world. Especially for us, my hubby and me, who comes from a family of employees, whether private sector or governmental. Kids these days seriously are considering getting money from selling! It's just a matter of what to sell that needs to be clarified. One day, my girl wanted to sell her used underwear because they are already too small. We don't want that, right? Thus, this is where ideas, brainstorming, and research kick in.
![]() |
| Pasta Frenzy by Li'l Papuans (Patent Pending) |
Tuesday, February 4, 2014
Post Manado Flash Flood
![]() |
| Lapangan Sparta Tikala, Manado. Before - After |
Sunday, May 12, 2013
Monday, April 1, 2013
Kue Srikaya Palembang (Resep)
(Warning: Maniiiiiissss banget!)
Kue ini sudah jadi favorit saya sejak jaman baheula. Tapi kalau namanya kue Srikaya dan berasal dari Palembang baru bulan lalu pas googling resep dengan keywords kue+manis+hijau+sumber+air. Kok sumber air? Yap! Dari kecil saya taunya ini kue namanya sumber air. Karena setelah mama saya beli sepanci dari tetangga depan, pancinya dimasukin kulkas dan besoknya… Voila! Sudah keluar lah air hijau dari kue itu. Dan kuah itu enaaaaaaak sekali di lidah saya. Satu lagi, saya kira ini kue asli ujung pandang karena tetangga depan tempat kami biasa pesan asalnya dari sana hahahaha… silly me!
Ini resep udah dimodifikasi. Pertama dapat resep yg jadinya encer banget, kurang pas buat saya. Silahkan dirubah komposisinya sesuai selera yah. Tenang aja, kue ini salah satu kue yang 'anti gagal'. Pasti jadinya gitu hehehe. Cuma beda di kekentalan aja.
Bahan:
200 ml Santan instan merk apa aja
360 ml Air matang
Garam secukupnya. 1/2 sdt cukup buat saya. Ga berasa sih nantinya, kalah sama manisnya.
160 gr gula pasir. Dikurangi kalau ga suka manis.
4 atau 5 telur kocok lepas. Makin banyak telur, makin 'kencang' hasilnya.
2 sdm maizena campur 1 sdm air.
Pewarna makanan pasta sehijaunya.
Pandan buat aroma cukup 1 lembar. Kalau sudah pakai pewarna hijau yang ada aroma pandannya, tidak perlu lagi. Saya sendiri lebih pilih ga pake, udah enak wangi santan plus gulanya.
Cara:
Rebus santan, air, pandan dan garam. Aduk-aduk, api sedang. Saat mendidih, kecilkan api. masukan gula pasir dan kemudian telur sambil terus diaduk. Setelah larut, angkat pandam, masukan maizena, dan pewarna secukupnya. Didihkan dan matikan kompor. Tuang adonan ke dalam cetakan mangkuk kecil atau dimana saja yang tahan panas. Kukus sekitar 20 menit. Setelah diangkat, dinginkan dan masukan kulkas.
Sajikam dingin. Yummy!
Selamat bermanis-manis, jangan lupa kumur dan sikat gigi ya setelahnya…

Kue ini sudah jadi favorit saya sejak jaman baheula. Tapi kalau namanya kue Srikaya dan berasal dari Palembang baru bulan lalu pas googling resep dengan keywords kue+manis+hijau+sumber+air. Kok sumber air? Yap! Dari kecil saya taunya ini kue namanya sumber air. Karena setelah mama saya beli sepanci dari tetangga depan, pancinya dimasukin kulkas dan besoknya… Voila! Sudah keluar lah air hijau dari kue itu. Dan kuah itu enaaaaaaak sekali di lidah saya. Satu lagi, saya kira ini kue asli ujung pandang karena tetangga depan tempat kami biasa pesan asalnya dari sana hahahaha… silly me!
Ini resep udah dimodifikasi. Pertama dapat resep yg jadinya encer banget, kurang pas buat saya. Silahkan dirubah komposisinya sesuai selera yah. Tenang aja, kue ini salah satu kue yang 'anti gagal'. Pasti jadinya gitu hehehe. Cuma beda di kekentalan aja.
Bahan:
200 ml Santan instan merk apa aja
360 ml Air matang
Garam secukupnya. 1/2 sdt cukup buat saya. Ga berasa sih nantinya, kalah sama manisnya.
160 gr gula pasir. Dikurangi kalau ga suka manis.
4 atau 5 telur kocok lepas. Makin banyak telur, makin 'kencang' hasilnya.
2 sdm maizena campur 1 sdm air.
Pewarna makanan pasta sehijaunya.
Pandan buat aroma cukup 1 lembar. Kalau sudah pakai pewarna hijau yang ada aroma pandannya, tidak perlu lagi. Saya sendiri lebih pilih ga pake, udah enak wangi santan plus gulanya.
Cara:
Rebus santan, air, pandan dan garam. Aduk-aduk, api sedang. Saat mendidih, kecilkan api. masukan gula pasir dan kemudian telur sambil terus diaduk. Setelah larut, angkat pandam, masukan maizena, dan pewarna secukupnya. Didihkan dan matikan kompor. Tuang adonan ke dalam cetakan mangkuk kecil atau dimana saja yang tahan panas. Kukus sekitar 20 menit. Setelah diangkat, dinginkan dan masukan kulkas.
Sajikam dingin. Yummy!
Selamat bermanis-manis, jangan lupa kumur dan sikat gigi ya setelahnya…

Sunday, March 31, 2013
Mencari Tujuan Liburan Anak yang Oke Punya
(Warning: Long post)
Salah satu pe-er orang tua yang punya anak usia TK dan SD yaitu mencari tempat main yang sesuai buat anak2 selain di rumah dan sekolah.
Nah, bagi kami, tempat favorit kami adalah PANTAI yang pertama. Mungkin karena babak pertama drama keluarga kecil kami dimulai di Jayapura, dengan alamnya yang luar biasa indah, terutama pantainya. Pantai holtekaamp, pantai Amay, Pantai dok 2, pantai hamadi, pantai base G, diantara banyak pantai yang sangat indah yang sudah kami injak. Belum lagi di Manokwari. Wah Ancol mah lewaaaat heuheu. Di sana tidak perlu nyebrang ke pulau kecil untuk menikmati pantai yang indah.
Salah satu pe-er orang tua yang punya anak usia TK dan SD yaitu mencari tempat main yang sesuai buat anak2 selain di rumah dan sekolah.
Nah, bagi kami, tempat favorit kami adalah PANTAI yang pertama. Mungkin karena babak pertama drama keluarga kecil kami dimulai di Jayapura, dengan alamnya yang luar biasa indah, terutama pantainya. Pantai holtekaamp, pantai Amay, Pantai dok 2, pantai hamadi, pantai base G, diantara banyak pantai yang sangat indah yang sudah kami injak. Belum lagi di Manokwari. Wah Ancol mah lewaaaat heuheu. Di sana tidak perlu nyebrang ke pulau kecil untuk menikmati pantai yang indah.
Saturday, March 30, 2013
Long Weekend di The Trans Luxury Hotel Bandung
Not Us! hehehehe... tapi kecipratan ngintip foto-fotonya daaaaannnn ikut seneeeeeeng rasanya. Wish we were there ^_^
![]() |
| Foto Mas Fahri & Maspickle yang ini bikin Najeela manyun hahahaha |
![]() |
| Lt.18, tempat tobat |
![]() |
| Yangkung dan Yangnin |
Menanti Review hotel yang legendaris di bandung itu niiih aunty +aca putri +Triasputri Dwiani dan yangkung +Samekto Budi
Powered by SimpleBizNet® http://goo.gl/mTCvb
Friday, January 25, 2013
The Joy of Hard Resetting My Tab 10.1
Happy Friday All!
As promised, here are the main apps in my tab. Meaning, after every wipe-out, they're installed first before the others. (doh!)
You might wonder why I sounded like I wipe my tab every other day. Well, I don't. But Juust above the frequency of average users I believe :-) luckily, I am a flexible girl and unluckily, for me that means I become bored quickly. So after awhile, after the excited feeling of handling new gadget, trying out this and that, voila! I got bored.
I admit, although I complain once in a while of the error Samsung creates seemingly on purpose for us commoners, I discreetly thank God for it LOL. At least I have a reason to start new. The secret is having all your stuffs backed up online. When I said all your stuff, I mean Everything, even your shopping list and your playlist. On those, I'll get to it later, right now I've got to fix my ticket back to Manado next month. Just received a text message from Lion Air, informing the change of my flight. Aaargh!
As promised, here are the main apps in my tab. Meaning, after every wipe-out, they're installed first before the others. (doh!)
You might wonder why I sounded like I wipe my tab every other day. Well, I don't. But Juust above the frequency of average users I believe :-) luckily, I am a flexible girl and unluckily, for me that means I become bored quickly. So after awhile, after the excited feeling of handling new gadget, trying out this and that, voila! I got bored.
![]() |
| The Ten Main Apps in My Tab 10.1 |
Yth penumpang LION AIR Rute JAKARTAMANADO Tgl 10 Feb JT738 Jam 20.45 Dimajukan Ke JT770 Jam 18.00 Tiba Jam 22.20.Utk Info Hub Di 02163798000.TerimakasihYeah, thank YOU!
Wednesday, January 23, 2013
Bumi: After School
Bumi's ritual everyday after school, if mommy stays home that is. Joining his daddy in the meeting room and takes over whatever gadget he could confiscate. Kidzui would be in order then ^_^
When nothing can be confiscated, well, there's always the pantry there on the same floor.
Papu, Najeela, Bumi, they arrived home at around Maghrib time just in time when the electricity is out. Ouch!
PLN always has a way to make our day. Pitch black, since we don't have a proper emergency light, yet. We managed tho, with a couple of exhausted flashlight. I mean, they literally struggled.
I cooked the prepared floured chicken with the help of my loyal tab camera flash. Thanks to the hard reset, I haven't had any flashlight app installed yet.
Anyway that reminds me. My next post will be a list of the must-have apps in my GT P7500. Guess I'll be needing it since wiping clean is kind of a habit now. Ugh.
When nothing can be confiscated, well, there's always the pantry there on the same floor.
Papu, Najeela, Bumi, they arrived home at around Maghrib time just in time when the electricity is out. Ouch!
PLN always has a way to make our day. Pitch black, since we don't have a proper emergency light, yet. We managed tho, with a couple of exhausted flashlight. I mean, they literally struggled.
![]() |
| Snack in the dark |
I cooked the prepared floured chicken with the help of my loyal tab camera flash. Thanks to the hard reset, I haven't had any flashlight app installed yet.
Anyway that reminds me. My next post will be a list of the must-have apps in my GT P7500. Guess I'll be needing it since wiping clean is kind of a habit now. Ugh.
Friday, July 27, 2012
11 Fitness Myths Holding You Back
http://health.yahoo.net/experts/yourbestfitness/11-fitness-myths-holding-you-back#.UBIoL_nHI7E.blogger
With so many people offering advice on weight loss, it can be hard to separate fact from fiction. All too often I’ve overheard a hardworking gym-goer sharing a well-meaning but ill-informed tip with another exerciser. And I’m not the only one who’s heard fitness folklore being swapped on the training room floor. I spoke to top experts in the field to find out the common fitness myths they hear from clients. From the pseudo miracles of the “fat-burning” zone to the misguided magic of working out on an empty stomach, here are the fitness falsehoods you should never follow.
With so many people offering advice on weight loss, it can be hard to separate fact from fiction. All too often I’ve overheard a hardworking gym-goer sharing a well-meaning but ill-informed tip with another exerciser. And I’m not the only one who’s heard fitness folklore being swapped on the training room floor. I spoke to top experts in the field to find out the common fitness myths they hear from clients. From the pseudo miracles of the “fat-burning” zone to the misguided magic of working out on an empty stomach, here are the fitness falsehoods you should never follow.
Monday, February 27, 2012
MENURUNKAN KEPEKAAN TERHADAP PENGHINAAN
Dari tulisannya oom Mario Teguh. Alhamdulillah saya baca tepat pada saat saya butuhkan.
---------------
Projek Pribadi Hari Ini:
MENURUNKAN KEPEKAAN TERHADAP PENGHINAAN
Sahabat saya yang letih dengan upaya menyabarkan diri terhadap orang-orang yang suka merendahkan dan menghina, katakanlah ini sebagai kalimatmu sendiri …
Tuhanku Yang Maha Damai,
Aku tak mungkin bereaksi keras terhadap penghinaan jika aku tak memiliki rasa minder tentang sesuatu.
Aku akan cepat terluka, marah, dan sedih jika orang menghina sesuatu yang selama ini menjadi alasan bagi kurangnya rasa percaya diriku.
Tapi jika aku damai saja dengan yang selama ini dianggap sebagai kekurangan, baik oleh orang lain atau oleh diriku sendiri, maka aku tak mungkin terluka oleh perendahan terhadapnya.
Sesungguhnya, jika aku mensyukuri apa pun keadaanku, aku tak mempan direndahkan.
Jika aku bangga dengan diri dan kehidupanku, aku sakti terhadap penghinaan.
Maka, Tuhanku Yang Maha Melapangkan, dalamkanlah rasa syukurku atas anugerah dan kenikmatan yang ada dalam hidupku.
Maafkanlah aku yang sering lupa dan lalai mensyukuri keindahan dari penciptaan diriku, sehingga aku lebih peka terhadap perendahan.
Kini aku mengerti, bahwa tingginya rasa syukur menentukan tingginya ketahanan terhadap penghinaan.
Semakin tinggi rasa syukurku, semakin rendah kepekaanku terhadap penghinaan.
Jiwa yang bersyukur, tidak mempan dihina.
Semoga dari rasa syukur dan ketahananku terhadap perendahan dan penghinaan, aku akan melangkah lebih damai dan penuh harapan menuju kerinduan-kerinduan hatiku di masa depan.
Tuhanku, mampukanlah aku untuk membahagiakan dan menyejahterakan keluargaku tercinta.
Aamiin
---------------
---------------
Projek Pribadi Hari Ini:
MENURUNKAN KEPEKAAN TERHADAP PENGHINAAN
Sahabat saya yang letih dengan upaya menyabarkan diri terhadap orang-orang yang suka merendahkan dan menghina, katakanlah ini sebagai kalimatmu sendiri …
Tuhanku Yang Maha Damai,
Aku tak mungkin bereaksi keras terhadap penghinaan jika aku tak memiliki rasa minder tentang sesuatu.
Aku akan cepat terluka, marah, dan sedih jika orang menghina sesuatu yang selama ini menjadi alasan bagi kurangnya rasa percaya diriku.
Tapi jika aku damai saja dengan yang selama ini dianggap sebagai kekurangan, baik oleh orang lain atau oleh diriku sendiri, maka aku tak mungkin terluka oleh perendahan terhadapnya.
Sesungguhnya, jika aku mensyukuri apa pun keadaanku, aku tak mempan direndahkan.
Jika aku bangga dengan diri dan kehidupanku, aku sakti terhadap penghinaan.
Maka, Tuhanku Yang Maha Melapangkan, dalamkanlah rasa syukurku atas anugerah dan kenikmatan yang ada dalam hidupku.
Maafkanlah aku yang sering lupa dan lalai mensyukuri keindahan dari penciptaan diriku, sehingga aku lebih peka terhadap perendahan.
Kini aku mengerti, bahwa tingginya rasa syukur menentukan tingginya ketahanan terhadap penghinaan.
Semakin tinggi rasa syukurku, semakin rendah kepekaanku terhadap penghinaan.
Jiwa yang bersyukur, tidak mempan dihina.
Semoga dari rasa syukur dan ketahananku terhadap perendahan dan penghinaan, aku akan melangkah lebih damai dan penuh harapan menuju kerinduan-kerinduan hatiku di masa depan.
Tuhanku, mampukanlah aku untuk membahagiakan dan menyejahterakan keluargaku tercinta.
Aamiin
---------------
Tuesday, January 10, 2012
On My Way There
3 guys, 44 days, 11 countries, 18 flights, 38 thousand miles, an exploding volcano, 2 cameras and almost a terabyte of footage… all to turn 3 ambitious linear concepts based on movement, learning and food ….into 3 beautiful and hopefully compelling short films…
I don't know about you... but I AM super inspired by these 3 videos. After watching this,
How can I stop here if I haven't even gone, tasted, known, as much as I want.
I cannot. And no one can make me....
Enjoy the videos :)
I don't know about you... but I AM super inspired by these 3 videos. After watching this,
How can I stop here if I haven't even gone, tasted, known, as much as I want.
I cannot. And no one can make me....
Enjoy the videos :)
Sunday, January 8, 2012
Happy Kuncikan!
haaah? apa pula ituuuu? baru ngeh 1 tahun kemudian. Itu juga pas lihat postingan teman2 di FB. ada yg ngucapin met kuncikan, ada yg posting foto rame2 dalam rangka kuncikan.
KUNCIKAN atau kunci Tahun adalah salah satu budaya yang dilaksanakan sebagian warga Minahasa Selatan, sebagai puncak perayaan Tahun baru, yang dilaksanakan pada Hari Minggu terakhir bulan Januari.
Di sebagaian besar wilayah Minahasa terlebih didaerah Minahasa Selatan perayaan Kuncikan atau kunci tahun dirayakan sebagai ucapan syukur atas berkat Tuhan ketika memasuki tahun baru, yang substansinya adalah meminta perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, ketika akan mengarungi tahun berjalan. Perayaan ini juga dilakukan untuk saling mendekatkan keakraban antar sesama keluarga.
sumber: http://www.manadotoday.com/kuncikan-ucapan-syukur-memasuki-tahun-baru/15711.htmlKapan tepatnya perayaan ini berlangsung?
Saturday, December 31, 2011
Menjangkau Pelosok
Branding yang kurang elit ini lumayan menghibur kami yg terjebak macet otw pasar 45, Manado. Hehehe no hard feelings guyz....
--
--
Friday, December 30, 2011
Sebelum Malam Tahun Baru
Ujan, banjir di ring road. Paraaah. Tapi harus keluar, karena gas habis. Dan akhirnya ga dapet. Baru jam 2 dini hari katanya mobil elpiji masuk lagi huaaa.. Ni pada nimbun gas apa gimana ya?
Capeeek! Abis bongkar dapur gara2 tikus jelek itu. Coba yah. Ga ada waktu yg lebih tepat buat si item jelek itu bikin rusuh di rumah. Tepaaaat saat2 tupo! اَÙ„ْØَÙ…ْدُÙ„ِÙ„َّÙ‡ِ lancar. Ga naik kelas, tp ada yg naik lagi di c13 ahaaay! Emang no action no gain!
Capeeek! Abis bongkar dapur gara2 tikus jelek itu. Coba yah. Ga ada waktu yg lebih tepat buat si item jelek itu bikin rusuh di rumah. Tepaaaat saat2 tupo! اَÙ„ْØَÙ…ْدُÙ„ِÙ„َّÙ‡ِ lancar. Ga naik kelas, tp ada yg naik lagi di c13 ahaaay! Emang no action no gain!
Friday, December 23, 2011
Happy Mother's Day, Moms!
Percakapan Bayi dengan TUHAN
(sumber: siapa yg tau, let me know ya...)
Suatu pagi seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Dia bertanya kepada Tuhan,
Thursday, December 15, 2011
Saturday, November 19, 2011
26th Sea Games Indoneia
Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara 2011 (disingkat SEA Games 2011) diselenggarakan di Indonesia pada 11-25 November 2011. Kota penyelenggara hanya ada dua Provinsi yaitu Palembang Sumatera Selatan sebagai tuan rumah utama, serta Jakarta sebagai tuan rumah pendukung.
Subscribe to:
Posts (Atom)













